Semua orang yang punya baju pasti ingin ganti baju. Selain karena bosan dengan baju itu-itu aja juga karena faktor kebersihan badan. Barangkali ini filosofi dari web gantibaju.com ya. Web yang sudah berumur beberapa tahun ini isinya sengaja tidak menjual semua jenis baju tapi mengkhususkan diri untuk jualan kaos hasil desain peserta kontes di web mereka.
Dalam setiap kontes yang digelar, ratusan desain masuk. Alhasil juri dibuat kalang kabut. Semakin besar hadiah yang diberikan semakin banyak kontestan (baca: peserta lomba). Biasanya demikian. Dari sisi teknis, desain yang dibuat kontestan juga cukup beragam sehingga dari desainer muncul dengan ciri khasnya masing-masing.
Satu desain saya yang masuk dan mengisi etalase gantibaju.com dan Anda juga bisa membelinya dengan cara klik di sini. Bahan adem dan sablonan rapi. Bohong dosa hehe
Showing posts with label Portofolio. Show all posts
Showing posts with label Portofolio. Show all posts

Terbit Senin 8 September 2008 untuk SINDO edisi JATIM
Klik sekali untuk memperbesar
Klik sekali untuk memperbesar
MENJADI seorang ilustrator di media ternyata banyak tuntutan. Berdasarkan pengalaman yang saya rasakan selama ini, ilustrator harus mengetahui banyak hal. Tidak hanya urusan visual, tapi juga soal wawasan.
Satu lagi, soal kemampuan berempati juga wajib kita miliki. Tujuannya semata-mata untuk menciptakan sebuah gambar yang dramatis. Misalnya, ketika saya hendak menggambar seorang pengemis, maka saya sebisa mungkin akan menghindari pakaian berwarna merah. Mengapa? karena merah adalah warna "wah". Faham 'kan maksud saya??! Jadi lebih pasnya untuk menggambarkan seorang pengemis, maka pakaian yang dipakai adalah pakaian kumal. Mau dilebih-lebihkan? beri aja tambalan.
Saya akan bercerita sedikit soal ilustrasi yang saya buat di atas. Awalnya, saya sempat bingung membayangkan bagaimana sih bentuk palu pemukul kaca. Untung saya punya pengalaman saat naik bus Transjakarta. Saat saya mengamati ruangan interior bus tersebut. Setiap bus selalu tersedia minimal satu palu untuk pemecah kaca. Palu ini digunakan ketika dalam kondisi darurat, misalnya kebakaran. Palu ini berbahan logam halus dengan bentuk yang simpel tapi modern. Ya, saya masih ingat sedikit-sedikit.
Lalu bagaimana ketika saya dapat tugas untuk membuat gambar/ilustrasi orang papua yang menggunakan koteka? apakah saya harus punya pengalaman juga?? Untung jaman sekarang ada internet. Saya cukup browsing dan mencari informasi gambar yang saya inginkan. Kalo perlu saya harus tahu terbuat dari bahan apa koteka tersebut. Anda punya pengalaman mengenakan koteka?
Saran dan kritik Anda sangat berharga untuk kemajuan saya dan blog ini khususnya. Blog ini telah saya daftarkan untuk kontes blog The BOB's 2008. Sebuah ajang penghargaan blog tingkat dunia. Mohon dukungannya sekalian. Jika Anda menominasikan blog ini berarti Anda mendukung anak bangsa maju ke pentas dunia.
Terima kasih
Salam kreatif!!
UDAH mulai banyak blogger yang menyambut ramadhan 2008. Ada yang menghiasi blognya dengan ucapan, ada yang bersms-an sesama blogger, tapi ada juga yang ngeplurk. Nah?! makhluk apa itu plurk?! lihat wikipedia sekarang juga.
Desain di atas saya buat untuk dihadiahkan ke Mas Edy Caplang[dot]net sebagai pemenang kontes#4 di blog saya beberapa waktu yang lalu. Konsepnya menggabungkan nuansa religi dengan desain popart. Ada yang tertarik untuk mempunyai desain kartu lebaran edisi khusus?? silakan kirimkan email kepada saya. Jangan lupa tinggalkan nomor yang bisa dihubungi.
Terima kasih
Desain di atas saya buat untuk dihadiahkan ke Mas Edy Caplang[dot]net sebagai pemenang kontes#4 di blog saya beberapa waktu yang lalu. Konsepnya menggabungkan nuansa religi dengan desain popart. Ada yang tertarik untuk mempunyai desain kartu lebaran edisi khusus?? silakan kirimkan email kepada saya. Jangan lupa tinggalkan nomor yang bisa dihubungi.
Terima kasih
APA cita-citamu nak? masih ingat dengan pertanyaan itu? pertanyaan yang seringkali dilontarkan saat kita masih kecil. "Saya ingin jadi pilot", jawab si A. "Saya mau jadi insinyur", sahut si B. Jawaban yang hampir sama dari masa ke masa.
Kenapa sih anak kecil ingin jadi pilot? dalam ruang imaji mereka mungkin bisa terbang itu enak, bisa kayak superman atau gatotkaca. Tapi entah kenapa untuk naik pesawat aja sekarang jadi sesuatu yang menakutkan. Pesawat di Negeri ini selalu saja bermasalah padahal teknologi sudah canggih.
Adik Anda, anak-anak Anda masih bercita-cita jadi pilot hari ini?
Ilustrasi dalam bentuk jadi

DALAM kesempatan ini saya akan memajang (lagi) karya saya. Ilustrasi vektor di atas saya buat dengan menggunakan program Macromedia Freehand MX. Cukup mudah untuk menjelaskan proses pembuatannya. Tracing gambar atau foto asli dengan pencil tool atau pen tool. Selanjutnya diberi warna untuk memperjelas bentuk dasarnya, lalu beralih ke bentuk-bentuk yang lebih detail. Proses yang paling lama adalah menggambar bulu orang Afghan itu dimana saya membuatnya satu demi satu.
Punya foto keluarga yang ingin dibuatkan ilustrasinya? hubungi saya via email dan jangan lupa sertakan nomor yang bisa dihubungi. Saya akan membuat yang terbaik untuk Anda. Terima kasih.
Mood yang baik akan menghasilkan karya yang baik. Begitu pula ngomong soal durasi pengerjaannya, yang pasti akan lebih cepat daripada biasanya.
Awalnya, saya menemukan foto Aura Kasih dari koran KOMPAS. Karena kualitas fotonya bagus, posenya juga udah bagus, tangan saya langsung ”gatel” ingin segera menggambarnya. Saya beli kertas tipis warna coklat di Gramedia—yang kalo nggak salah namanya kertas Samson. Lalu saya torehkan arang hitam ukuran 6B pada permukaannya. Sketsa awal menggunakan pensil Staedler 6B dengan tekanan ringan.
Eksperimen saya kali ini menggambar sambil berdiri (posisi kertas saya ratakan dengan tembok). Keuntungan menggambar dengan berdiri; Pertama, kita bisa melihat gambar kita tanpa ada distorsi (karena mata kita sejajar dengan bidang gambar). Kedua, kita bisa menilai kekurangan karya kita cukup dengan mundur ke belakang; melihatnya dari kejauhan.
Aura Kasih, adalah mojang asal Bandung yang belakangan namanya melejit di media. Aksi sensual pada video klipnya yang ditolak di televisi itu akhirnya dilarikan ke internet. Hanya dalam waktu 9 bulan, namanya sudah melambung bak roket. Untuk mengasah kepiawaiannya di dunia entertain, Aura Kasih belajar dari artis-artis yang sudah terkenal sebelumnya.
Ada yang tertarik dengan karya saya? Silakan menghubungi saya via mail untuk pemesanan lukisan foto atau potret diri anda. Terima kasih
Referensi: Koran KOMPAS
Foto: webcam ACER
Foto: webcam ACER
Waktu saya masih kecil, setiap kali mau minum obat harus digerus (baca: dilembutkan dengan sendok dengan cara ditekan) dulu. Soalnya kalo nggak gitu pasti nyangkut. Obat favorit saya kala itu kalo nggak sirup ya puyer. Menginjak dewasa, cara minum obatnya sudah beda lagi. Tablet/kapsul yang ukurannya gede itu saya pecah bagi dua, sekiranya bisa masuk kerongkonganlah. Obatnya dimasukkan dulu, baru deh minum air. Gluk.. gluk.. gluk..
Kalo Ibu saya beda lagi cara minum obatnya. Biasanya kalo nggak pake bantuan nasi, ya pake pisang. Pake air putih malah nggak bisa masuk tuh obat. Heran deh! obat kok dicampur sama pisang. Saya pernah menirunya tapi malah nggak masuk-masuk. Hehehe. (Semoga Ibu saya nggak tersedak gara-gara saya nulis tentang beliau di sini)
Tentang Gambar
Gambar di atas sepenuhnya menggunakan Adobe Photoshop. Tahap pertama, saya membuat sketsanya dengan bantuan mouse tablet. Kedua, diberikan sedikit volume dengan warna gelap terang. Ketiga, dihaluskan pada bagian-bagian tertentu. Keempat, diberikan tekstur kulit pisang dan bayangan di bawahnya. Dan terakhir, saya beri gradasi warna yang senada dengan warna pisang.
Menarik bukan? pingin tau gambar yang lebih detail? Silakan klik sekali gambar pisang paling bawah. Untuk pemesanan ilustrasi khusus, silakan anda tulis sebuah email lalu kirimkan pada saya.




Corel, Freehand dan Illustrator adalah sama-sama program untuk desain grafis yang berbasis vektor. Ketiga software ini sudah diakui kehebatannya oleh desainer kelas dunia. Masing-masing mempunyai kelemahan dan kelebihan pada hal-hal tertentu.
Desain untuk kebutuhan publikasi (baca: koran/majalah) yang biasanya berbentuk ilustrasi atau infografis kebanyakan diciptakan dengan program Freehand. Apa alasannya? program ini mempunyai fasilitas untuk menghilangkan warna spot, yaitu warna yang bukan hasil campuran CMYK (cyan, magenta, yellow, black).
Mesin percetakan hanya mengenal warna CMYK saja. Misalnya nih, warna hijau adalah campuran kuning dan biru. Sedangkan warna hijau yang menyala atau ngejreng membutuhkan tinta khusus yang artinya membutuhkan tambahan uang lagi untuk membuat film khusus. Kalo warna-warna di majalah barangkali masih memungkinkan terjadinya hal tersebut, karena disana bisa dimainkan warna-warna menyala seperti perak, emas, dll. Tapi kalo untuk warna koran? hanya CMYK yang diterima oleh percetakan.
Akhirnya, saya berharap tulisan singkat di atas bermanfaat untuk saya khususnya dan pembaca pada umumnya.
Catatan:
Desain di atas menggunakan program Freehand MX. Klik sekali untuk memperbesar gambar. Kritik, saran dan komentar sangat terbuka.
Bahan bacaan:
http://www.nanangkristanto.com/news.php?id=13
Subscribe to:
Posts (Atom)









- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact