Astaga, Televisi Kita



Saya sedikit kesal sekaligus prihatin beberapa hari ini setelah mengamati dunia sinema Indonesia di layar kaca. Pernah lihat sinetron sinema-religi yang dipadu-padankan sama animasi yang surealisme itu? sekilas tampak religius karena banyak menyebut nama Tuhan. Tapi kalo dicermati ternyata lebih banyak mengajarkan hal-hal yang irrasional alias tidak masuk akal. Saya menghindari tayangan seperti itu bukan karena animasinya yang (memang) tidak berkualitas, akan tetapi karena tidak adanya pendidikan moralitas disana.

Bayangkan saja, ketika kita disuguhi sesuatu yang tidak logis dan serangan itu terjadi secara massif, maka apa yang terjadi dengan kita? Kapan bangsa ini akan maju kalo kita masih suka bermain dengan sesuatu yang tidak edukatif-halusinatif. Saya lebih memilih acara tv untuk melihat iklannya saja, meskipun sadar bahwa posisi ini juga tidak aman untuk konsumsi otak saya.

Lebih enak nonton sampah visual (baca: iklan), karena saya bisa mendapatkan banyak nutrisi untuk perkembangan karya grafis saya. Lah, daripada nonton setan-setanan atau sesuatu yang dituhankan? Yang jelas saya tidak mau membodohi diri saya sendiri. Saya harus berani mengambil sikap dan menyaring informasi secara tepat.

Tapi, gimana caranya ya? tv aja saya belum punya...

6 blogger komat-kamit:

yuswae said...

ente suka nonton iklan ternyata..ya wes nanti tak bikin stasiun tipi khusus iklan. :D

Kristina DIAN Safitry said...

Benar juga tuh. aku juga sering memperhatikan acara tv khusus film dan sejenisnyalah. kebanyakan tuh emang kayak gak ada yang mau disampekan kepenonton gitu lho. alis gak bermutu. itu kalo menurut aku secara pribadi lho ya? atau karena aku gak suka nonton tv atau hanya sekilas lalu.

Febra said...

saya nonton TV klau tengah malam saja..kalau ga Bola ya berita :D

citra said...

Mending liat acara2 humor aja. Bisa bikin ktawa...
Ga bikin kram otak+kbanyakan berhalusinasi gara2 kebanyakan nonton setan2an...
Ya ga mas?
Hehee

pratanti said...

ga perlu punya tv untuk bisa mengomentari tayangan tv bangsa kita ;)

akan lebih baik kalau ada ide, usul (atau apapun namanya) yang bisa jadi alternatif, agar masyarakat juga dapat menikmati hiburan selain tontonan irrasional yang tidak ada pendidikan moral-nya (?)

Yuk, kita ikut berpartisipasi membuat bangsa ini maju... :D

antown said...

@yuswae: ditunggu bos :)
@kristina: mereka hanya memikirkan uang dari hamburan iklan yang masuk
@febra: masukan yang bagus
@citra: saya sangat sepakat sekali, meskipun konyol tapi sangat menghibur
@pratanti: semangat yaa!!!

Post a Comment

Silakan tinggalkan komentar Anda. Terima kasih.

 
;